Home Playlist Login
Ceramah 29 Dec 2025

Isra Mi’raj Nabi Muhammad

Simpan
Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ Shalat sebagai Tiang Kehidupan dan Jalan Kedekatan kepada Allah
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memperjalankan hamba-Nya Nabi Muhammad ﷺ dalam peristiwa agung Isra dan Mi’raj, sebuah perjalanan luar biasa yang penuh hikmah dan pelajaran mendalam bagi umat Islam sepanjang zaman.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, manusia pilihan yang Allah muliakan dengan amanah risalah dan ibadah shalat sebagai hadiah langsung dari langit.
Hadirin yang dimuliakan Allah, Isra Mi’raj bukan hanya kisah menakjubkan tentang perjalanan Nabi ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu naik ke Sidratul Muntaha, tetapi peristiwa ini adalah peneguhan bahwa shalat adalah urusan paling penting dalam kehidupan seorang muslim.
Isra Mi’raj Terjadi di Saat Ujian Terberat
Isra Mi’raj tidak terjadi dalam kondisi Rasulullah ﷺ berada di puncak kejayaan, tetapi justru setelah beliau mengalami masa paling berat dalam dakwah, yang dikenal sebagai ‘Aamul Huzn, tahun kesedihan.
Rasulullah ﷺ kehilangan dua penopang utama dakwah: istri tercinta Khadijah radhiyallahu ‘anha dan paman pelindung Abu Thalib. Beliau juga mengalami penolakan dan kekerasan di Thaif.
Di tengah luka batin dan kesedihan itulah Allah SWT memanggil Rasulullah ﷺ menghadap-Nya. Ini adalah pelajaran bahwa ketika manusia berada di titik terendah, shalat adalah jalan penguatan dan penghiburan.
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha.” (QS. Al-Isra: 1)
Ayat ini menegaskan bahwa Isra Mi’raj adalah kehendak Allah, bukan khayalan, dan terjadi untuk menguatkan hati Rasulullah ﷺ dan umatnya.
Shalat: Satu-satunya Ibadah dari Langit
Dalam peristiwa Mi’raj, Rasulullah ﷺ menerima perintah shalat secara langsung dari Allah SWT, tanpa perantara malaikat Jibril. Ini menunjukkan betapa agung dan pentingnya shalat dalam Islam.
Pada awalnya, shalat diwajibkan lima puluh kali sehari semalam, kemudian diringankan menjadi lima waktu namun dengan pahala lima puluh. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada umat Nabi Muhammad ﷺ.
Shalat bukan beban, tetapi kebutuhan ruhani. Shalat adalah sarana komunikasi langsung antara hamba dan Tuhannya. Ketika shalat ditinggalkan, maka runtuhlah hubungan itu.
الصَّلَاةُ عِمَادُ الدِّينِ
Artinya: “Shalat adalah tiang agama.” (HR. Baihaqi)
Jika tiang roboh, maka bangunan akan runtuh. Begitu pula jika shalat ditinggalkan, maka iman dan kehidupan seseorang akan rapuh.
Isra Mi’raj dan Krisis Kehidupan Modern
Hadirin yang dirahmati Allah, banyak krisis yang melanda umat hari ini: krisis akhlak, krisis keluarga, krisis kejujuran, dan krisis ketenangan batin. Semua ini salah satunya bersumber dari jauhnya manusia dari shalat.
Shalat yang benar seharusnya mencegah perbuatan keji dan mungkar. Jika shalat tidak berpengaruh pada akhlak, maka yang perlu diperbaiki adalah kualitas shalat itu sendiri.
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ
Artinya: “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-‘Ankabut: 45)
Isra Mi’raj mengajarkan bahwa solusi umat bukan hanya pada strategi duniawi, tetapi pada penguatan hubungan dengan Allah melalui shalat yang khusyuk dan konsisten.
Penutup dan Doa
اللَّهُمَّ اجْعَلِ الصَّلَاةَ قُرَّةَ أَعْيُنِنَا وَثَبِّتْنَا عَلَيْهَا
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah shalat sebagai penyejuk mata kami dan tetapkanlah kami di atasnya.”
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَنَا وَارْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَاجْمَعْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Artinya: “Ya Allah, perbaikilah keadaan kami, angkatlah musibah dari kami, dan satukanlah hati kami dalam ketaatan kepada-Mu.”
Disusun oleh:
Habib Ismail Al Qadri
Kembali ke Daftar

Diskusi

Ingin bergabung dalam diskusi?

Silakan login terlebih dahulu untuk menulis komentar.

Login Sekarang

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berbagi pemikiran!