Home Playlist Login
Kultum 29 Dec 2025

Keluarga sebagai Amanah dan Pondasi Peradaban

Simpan
Keluarga sebagai Amanah dan Pondasi Peradaban
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk arah kehidupan umat dan bangsa. Baiknya suatu masyarakat sangat ditentukan oleh baiknya keluarga-keluarga yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, Islam menempatkan keluarga sebagai amanah besar yang harus dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab.
Banyak persoalan sosial bermula dari rapuhnya institusi keluarga. Ketika keluarga kehilangan nilai, arah, dan keteladanan, maka dampaknya akan meluas ke masyarakat. Sebaliknya, keluarga yang dibangun di atas iman dan akhlak akan melahirkan generasi yang kuat dan beradab.
Landasan Al-Qur’an tentang Keluarga
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)
Ayat ini menunjukkan bahwa tanggung jawab menjaga keluarga bukan hanya urusan dunia, tetapi juga urusan akhirat. Menjaga keluarga dari api neraka berarti membimbing mereka kepada iman, ibadah, dan akhlak yang diridhai Allah SWT.
Amanah Orang Tua dalam Keluarga
Orang tua adalah pendidik pertama dan utama bagi anak. Segala perilaku, ucapan, dan sikap orang tua akan direkam oleh anak dan menjadi bagian dari kepribadiannya. Pendidikan terbaik bukan hanya melalui nasihat, tetapi melalui keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Landasan Hadis tentang Tanggung Jawab Keluarga
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Artinya: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggung jawab. Ayah, ibu, bahkan anak memiliki kewajiban sesuai perannya masing-masing. Tidak ada peran yang remeh dalam keluarga.
Dampak Keluarga terhadap Masyarakat
Keluarga yang kuat akan melahirkan individu yang jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Sebaliknya, keluarga yang rusak akan melahirkan berbagai persoalan sosial seperti kekerasan, penyimpangan moral, dan hilangnya rasa tanggung jawab sosial.
Oleh sebab itu, memperbaiki masyarakat harus dimulai dari memperbaiki keluarga. Perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang konsisten di dalam rumah.
Menjaga Keharmonisan Keluarga
Keharmonisan keluarga dibangun melalui komunikasi yang baik, saling menghargai, serta kebiasaan ibadah bersama. Rumah yang dipenuhi doa dan zikir akan melahirkan ketenangan bagi seluruh penghuninya.
Doa untuk Keluarga
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk mata dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)
Semoga Allah SWT menjadikan keluarga-keluarga kita sebagai keluarga yang kokoh dalam iman, kuat dalam akhlak, dan mampu melahirkan generasi yang membawa kebaikan bagi agama, bangsa, dan umat manusia.
Disusun oleh:
Habib Ismail Al Qadri
Kembali ke Daftar

Diskusi

Ingin bergabung dalam diskusi?

Silakan login terlebih dahulu untuk menulis komentar.

Login Sekarang

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berbagi pemikiran!