Home Playlist Login
Ceramah 29 Dec 2025

Mengawali Tahun dengan Taubat dan Pembaruan Amal

Simpan
Tahun Baru Hijriyah Mengawali Tahun dengan Taubat dan Pembaruan Amal
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Maha Membolak-balikkan waktu, yang menggulirkan hari demi hari, bulan demi bulan, hingga kita kembali dipertemukan dengan Tahun Baru Hijriyah.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, teladan hijrah sepanjang zaman, yang mengajarkan kepada umatnya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari keberanian memperbaiki diri.
Hadirin yang dimuliakan Allah, malam 1 Muharram bukan sekadar malam pergantian kalender. Ia adalah malam perenungan, malam doa, dan malam pengakuan diri bahwa kita adalah hamba yang penuh kekurangan.
Setiap tahun yang berlalu membawa dua hal: amal yang akan dipertanggungjawabkan dan dosa yang membutuhkan ampunan. Maka Tahun Baru Hijriyah adalah saat terbaik untuk kembali kepada Allah dengan hati yang tunduk.
Taubat: Gerbang Pembuka Tahun Baru
Islam mengajarkan bahwa perubahan sejati tidak dimulai dari rencana besar, tetapi dari taubat yang tulus. Tanpa taubat, resolusi hanyalah angan-angan. Dengan taubat, dosa masa lalu dibersihkan dan lembaran baru dibuka.
Taubat bukan hanya untuk orang yang merasa banyak dosanya, tetapi kebutuhan setiap manusia. Bahkan orang saleh pun memperbanyak taubat karena takut amalnya tidak diterima oleh Allah SWT.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh.” (QS. At-Tahrim: 8)
Taubat nasuha adalah taubat yang lahir dari penyesalan yang mendalam, berhenti dari dosa, dan bertekad kuat untuk tidak mengulanginya. Inilah fondasi awal memasuki tahun baru dengan hati yang bersih.
Doa sebagai Senjata Orang Beriman
Hadirin yang dirahmati Allah, di pergantian tahun, tidak ada senjata yang lebih kuat daripada doa. Doa adalah pengakuan bahwa manusia lemah dan Allah Maha Kuasa.
Doa akhir tahun adalah penyerahan amal yang telah lalu, sementara doa awal tahun adalah permohonan perlindungan dan keberkahan untuk hari-hari yang akan datang.
Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk memperbanyak doa, terutama di waktu-waktu yang penuh keutamaan, karena doa mampu mengubah takdir dengan izin Allah.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu.” (QS. Ghafir: 60)
Tahun Baru Hijriyah seharusnya dipenuhi dengan doa untuk diri, keluarga, umat, dan negeri. Karena doa orang beriman adalah bentuk cinta dan kepedulian.
Doa Tanpa Amal adalah Harapan Kosong
Namun Islam juga mengajarkan bahwa doa harus diiringi dengan amal. Berdoa meminta perubahan tanpa berusaha memperbaiki diri adalah bentuk kelalaian. Doa dan amal harus berjalan beriringan.
Tahun Baru Hijriyah dan Tanggung Jawab Bersama
Hadirin sekalian, perbaikan umat tidak cukup dilakukan secara individu. Tahun Baru Hijriyah harus melahirkan kesadaran kolektif untuk membangun akhlak, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial.
Jika setiap rumah memperbaiki shalatnya, setiap keluarga memperbaiki akhlaknya, dan setiap lingkungan memperkuat ukhuwah, maka umat Islam akan kembali kuat.
Hijrah kolektif berarti berhijrah dari perpecahan menuju persatuan, dari saling mencela menuju saling mendoakan, dan dari acuh tak acuh menuju kepedulian.
Amal Nyata di Awal Tahun Hijriyah
(1) Memperbanyak istighfar dan taubat bersama.
(2) Memperbaiki shalat berjamaah dan ibadah rutin.
(3) Menghidupkan majelis ilmu dan Al-Qur’an.
(4) Menumbuhkan kepedulian sosial dan sedekah.
(5) Menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah.
Penutup dan Doa
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا مَا مَضَى وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا هُوَ آتٍ
Artinya: “Ya Allah, ampunilah kami atas apa yang telah berlalu dan berkahilah kami pada apa yang akan datang.”
اللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْعَامَ عَامَ خَيْرٍ وَأَمْنٍ وَإِيمَانٍ
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah tahun ini tahun kebaikan, keamanan, dan keimanan.”
Disusun oleh:
Habib Ismail Al Qadri
Kembali ke Daftar

Diskusi

Ingin bergabung dalam diskusi?

Silakan login terlebih dahulu untuk menulis komentar.

Login Sekarang

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berbagi pemikiran!