Home Playlist Login
Kultum 29 Dec 2025

Menjaga Hati dari Penyakit Riya dan Hasad

Simpan
Menjaga Hati dari Penyakit Riya dan Hasad
Hati merupakan pusat keimanan dan akhlak seorang muslim. Baik dan buruknya perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh kondisi hatinya. Oleh karena itu, Islam memberikan perhatian besar terhadap kebersihan hati dari berbagai penyakit batin yang dapat merusak amal dan hubungan sosial, di antaranya riya dan hasad.
Riya dan hasad seringkali tidak disadari karena muncul secara halus dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya tidak selalu tampak dalam perbuatan besar, namun dapat menyelinap dalam niat, ucapan, dan sikap, sehingga mengurangi bahkan menghapus nilai amal di sisi Allah SWT.
Pengertian Riya
Riya adalah melakukan suatu amal dengan tujuan agar dilihat, dipuji, atau mendapatkan penilaian baik dari manusia. Amal yang seharusnya ditujukan kepada Allah menjadi tercampur dengan keinginan duniawi, sehingga keikhlasan pun ternodai.
Landasan Al-Qur’an tentang Riya
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ
Artinya: “Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya.” (QS. Al-Ma’un: 4–6)
Ayat ini menunjukkan bahwa riya dapat menghilangkan nilai ibadah, meskipun ibadah tersebut tampak baik di mata manusia. Allah SWT tidak menerima amal yang tidak dilandasi keikhlasan.
Pengertian Hasad
Hasad adalah perasaan tidak suka terhadap nikmat yang dimiliki orang lain dan berharap agar nikmat tersebut hilang darinya. Hasad bukan hanya merusak hubungan sosial, tetapi juga menggerogoti ketenangan hati pelakunya.
Landasan Hadis tentang Hasad
إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ
Artinya: “Hindarilah hasad, karena hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud)
Hadis ini menggambarkan betapa berbahayanya hasad. Amal-amal kebaikan yang telah dikumpulkan dengan susah payah dapat habis sia-sia akibat penyakit hati ini.
Dampak Riya dan Hasad dalam Kehidupan
(1) Menghilangkan keikhlasan dan pahala amal.
(2) Menimbulkan kegelisahan dan ketidakpuasan batin.
(3) Merusak hubungan persaudaraan dan silaturahmi.
(4) Menghalangi datangnya keberkahan hidup.
(5) Menjauhkan hati dari ketenangan dan syukur.
Cara Menjaga Hati dari Riya dan Hasad
(1) Meluruskan niat sebelum dan sesudah beramal.
(2) Menyadari bahwa pujian manusia tidak menentukan nilai amal di sisi Allah SWT.
(3) Membiasakan syukur atas nikmat yang dimiliki.
(4) Mendoakan kebaikan bagi orang lain.
(5) Memperbanyak zikir dan muhasabah diri.
Menjaga hati dari penyakit riya dan hasad adalah perjuangan seumur hidup. Setiap muslim harus terus melatih keikhlasan dan kebersihan hati agar amal yang dilakukan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT.
Doa Agar Dibersihkan dari Penyakit Hati
اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ الرِّيَاءِ وَالْحَسَدِ وَاجْعَلْ أَعْمَالَنَا خَالِصَةً لِوَجْهِكَ
Artinya: “Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari riya dan hasad, serta jadikan amal-amal kami ikhlas karena-Mu.”
Semoga Allah SWT menjaga hati kita dari penyakit-penyakit batin, menanamkan keikhlasan dalam setiap amal, dan menghiasi hidup kita dengan ketenangan serta keberkahan.
Disusun oleh:
Habib Ismail Al Qadri
Kembali ke Daftar

Diskusi

Ingin bergabung dalam diskusi?

Silakan login terlebih dahulu untuk menulis komentar.

Login Sekarang

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berbagi pemikiran!