Home Playlist Login
Ceramah 29 Dec 2025

Penguatan Iman di Tengah Ujian Kehidupan

Simpan
Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ Penguatan Iman di Tengah Ujian Kehidupan
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Maha Mengatur takdir kehidupan manusia, yang Maha Mengetahui setiap luka, setiap air mata, dan setiap doa hamba-Nya.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, seorang rasul yang tidak hanya diuji dengan penolakan dan penderitaan, tetapi juga dimuliakan dengan peristiwa Isra Mi’raj sebagai penguat hati dan iman.
Hadirin yang dimuliakan Allah, Isra Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan luar biasa, tetapi pesan mendalam bahwa setelah kesulitan yang panjang, Allah selalu menyediakan penguatan bagi hamba-Nya yang bersabar.
Peristiwa Isra Mi’raj terjadi bukan saat Rasulullah ﷺ bahagia, tetapi ketika beliau berada dalam fase paling berat dalam hidupnya. Inilah pelajaran besar bagi kita: Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang setia.
Isra Mi’raj Datang Setelah Ujian Terberat
Tahun sebelum Isra Mi’raj dikenal sebagai ‘Aamul Huzn, tahun kesedihan. Rasulullah ﷺ kehilangan istri tercinta Khadijah radhiyallahu ‘anha, sosok yang menjadi penguat jiwa dan pendamping dakwah. Tidak lama setelah itu, beliau kehilangan Abu Thalib, pelindung dakwah dari ancaman Quraisy.
Ujian Rasulullah ﷺ tidak berhenti di situ. Perjalanan ke Thaif berakhir dengan penolakan, caci maki, dan lemparan batu hingga tubuh beliau berdarah. Namun dari lisan beliau tidak keluar kutukan, melainkan doa.
Inilah gambaran bahwa orang yang paling dicintai Allah justru diuji paling berat. Maka ketika hidup kita diuji, jangan buru-buru berprasangka buruk kepada Allah.
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Artinya: “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)
Isra Mi’raj adalah bukti nyata ayat ini. Setelah kesedihan yang mendalam, Allah memperjalankan Rasulullah ﷺ untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya.
Isra Mi’raj sebagai Penguatan Iman dan Jiwa
Hadirin yang dirahmati Allah, Isra Mi’raj mengajarkan bahwa iman bukan hanya diuji oleh logika, tetapi juga oleh kepercayaan penuh kepada Allah SWT.
Ketika Rasulullah ﷺ menceritakan peristiwa Isra Mi’raj, banyak orang yang mengejek dan mendustakan. Namun orang-orang beriman justru semakin yakin, termasuk Abu Bakar Ash-Shiddiq yang langsung membenarkan tanpa ragu.
Isra Mi’raj adalah pendidikan iman: bahwa tidak semua yang benar harus masuk akal menurut logika manusia. Ada wilayah iman yang hanya bisa diterima dengan keikhlasan dan keyakinan.
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha.” (QS. Al-Isra: 1)
Ayat ini menegaskan bahwa Isra Mi’raj adalah kehendak Allah semata. Ketika iman kuat, maka hati akan tenang meskipun akal tidak mampu menjangkaunya.
Shalat sebagai Hadiah dan Penopang Kehidupan
Puncak Isra Mi’raj adalah perintah shalat. Ini bukan kebetulan. Allah SWT tidak memberi hadiah berupa harta atau kekuasaan, tetapi shalat sebagai penopang iman dan jiwa manusia.
Shalat adalah tempat manusia mengadu, menangis, bersyukur, dan berharap. Ketika hidup terasa berat, shalatlah yang seharusnya menjadi tempat kembali, bukan pelarian kepada hal-hal yang merusak diri.
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
Artinya: “Dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (QS. Thaha: 14)
Jika shalat ditegakkan dengan kesadaran dan kekhusyukan, maka ia akan menjadi sumber kekuatan, ketenangan, dan penjaga akhlak.
Penutup dan Doa
اللَّهُمَّ قَوِّ إِيمَانَنَا وَثَبِّتْ قُلُوبَنَا عِنْدَ الْفِتَنِ
Artinya: “Ya Allah, kuatkanlah iman kami dan teguhkanlah hati kami saat menghadapi berbagai fitnah.”
اللَّهُمَّ اجْعَلِ الصَّلَاةَ مَلْجَأَنَا وَسَبِيلَ رَاحَتِنَا
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah shalat sebagai tempat kembali kami dan jalan ketenangan hidup kami.”
Disusun oleh:
Habib Ismail Al Qadri
Kembali ke Daftar

Diskusi

Ingin bergabung dalam diskusi?

Silakan login terlebih dahulu untuk menulis komentar.

Login Sekarang

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berbagi pemikiran!